Semua orang pernah melalui yang namanya “Waktu
sulit” nggak hanya kamu, aku, bahkan orang yang terlihat sempurna kehidupannya
sekalipun pasti pernah melalui yang Namnya waktu tersulit.
2 Hari yang lalu, sebuah kabar mengejutkan datang dari dunia K-pop. Jonghyun
Lead vocal Grup Shinee baru aja diberitakan meninggal dunia karena bunuh diri
dan sontak langsung jadi trending topic di media social, para fans nya seakan
nggak percaya kalau Idol mereka udah nggak lagi ada di dunia dan mengakhiri
hidupnya begitu aja. Ternyata sebelum memutuskan untuk bunuh diri, Jonghyun
mengirim pesan sama kakak perempuannya yang seperti memberi kode kalau dia
memang ingin mengakhiri hidupnya. Untuk kronologi lebih jelasnya, kamu bisa
baca di portal berita manapun.
Disini aku nggak akan membahas detail soal
kematian Jonghyun, atau seperti apa kronologisnya dan gimana caranya dia
mengakhiri hidup. Yang pasti aku juga turut berduka cita meskipun aku nggak
begitu mengenal dia, dalam artian aku memang nggak terlalu menjadi “fans
fanatiknya”. Well, sempet juga ramai di media social soal orang – orang yang
malah membandingkan kematian Jonghyun yang menghebohkan sama soal ribuan orang
yang juga meninggal di palestian secara tragis. Celotehan-celotehan orang yang
nggak punya etika dan hati nurani itu malah bikin gerah. Dan aku juga nggak mau
bahas soal itu. Because it’s really annoying
Nggak ada satu orang pun di dunia ini yang
melalui kehidupannya dengan sangat mudah, orang terkaya sekalipun mereka
dulunya bahkan lahir dari keluarga miskin, orang nggak punya apa-apa bedanya
mereka berjuang melewati segala waktu sulit sampai akhirnya mereka ada di
puncak dan mereka worth it, karena mereka udah sangat struggle. Ketika di
hadapkan sama waktu sulit, atau situasi yang membuat kita ingin menyerah
rasanya emang Hopeless banget. Kayak kita mikir buat apasih kita hidup kalau Cuma
buat ngerasain yang namanya penderitaan, buat apasih kita hidup kalau Cuma untuk
dibuat bersusah –susah. Sampai akhirnya kita mikir kalau suicide tuh jadi solusi, setelah mati dan meninggalkan segala
urusan dunia orang yang mengalami kesulitan ekonomi nggak akan lagi khawatir
soal besok dia bakalan makan apa, orang yang mengalami kesulitan karena masalah
keluarga nggak lagi harus di buat pusing dengan segala konflik dan pertikaian
yang ada. Kalau bunuh diri jadi solusi mungkin sampai hari ini nggak bakalan
banyak orang yang bisa bertahan hidup melalui waktu sulit.
You have to know that life is hard, hidup ini
sulit nggak ada yang bilang kalau semuanya bakalan berjalan dengan mudah. Saat
kamu duduk di bangku sekolah, orang tua kamu nuntut supaya kamu dapat rangking
yang bagus dan kamu harus belajar dengan keras, melewati persaingan teman-teman
sekelas kamu dan itu sulit, rasanya sulit untuk jadi juara satu di dalam kelas.
Saat kamu lulus sekolah dan benar-benar terjun ke dunia nyata untuk mencari
kerja, nggak ada yang mudah. Semua orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan
yang layak dengan upah yang di harapkan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Lapangan
kerja semakin sempit, persaingan semakin ketat sedangkan skill yang kamu punya mungkin standart aja dan atau bahkan di bawah
standart, dan itu sangat sulit.
Banyak orang yang menganggur dan mengeluh
mereka merengek sama Tuhan biar bisa dapat pekerjaan, sedangkan yang sudah
bekerja pun kadang mereka lebih sering mengeluh. Tekanan dari boss, pekerjaan
yang menumpuk dan menyita waktu serta pikiran, belom lagi fisik yang semakin lemas
terkuras karena harus bekerja extra dan setumpuk problematika soal pekerjaan
lainnya. It’s that mean everyone is battle fight you don’t know about. Sekali
lagi, bukan Cuma kamu tapi semua orang, semua orang melalui waktu yang sangat
sulit dan semua orang punya cara tersendiri dalam mengatasi hal itu.
Dan menurutku Suicide it’s a big deal. Seseorang
memutuskan buat mengakhiri hidupnya itu karena dia udah bener-bener lelah dan
nggak sanggup buat ngejalanin kehidupan dia. Tangan keiris pisau aja udah
sakit, gimana rasanya mensukan pisau itu ke diri sendiri sampai nadi berhenti?
Jatuh dari tangga aja sakitnya bukan main, gimana rasanya loncat dari atap
gedung sampai tulang remuk dan nyawa melayang. Buuh diri bukan hal yang mudah, Cuma
orang-orang yang berani melakukan hal se-menyeramkan itu. Aku juga pernah ada di titik terendah, merasa
banget kalau hidup aku ini udah sama sekali nggak ada artinya, bahkan sempet
kepikiran buat “yaudah deh mending mati kalau gini” But, it’s just a thought,
segimana stress nya dan sakitnya aku sama sekali nggak pernah berani buat
bener-bener ngelakuin hal itu. Dan bisa kamu bayangkan gimana beratnya beban
hidup dia sampai akhirnya dia memutuskan buat ngelakuin hal itu? Meskipun dalam
agama manapun nggak ada yang membenarkan bunuh diri, nggak ada!
Untuk siapapun yang sedang melalui waktu yang
sulit, please stay strong. Please keep belive that you’re not alone In this
world. Kalau kamu ngerasa bahwa diri kamu adalah orang yang paling menderita di
dunia, yuk coba tengok kanan kiri dan buka mata kamu disana kamu bakalan banyak
melihat orang-orang yang juga berjuang, yang bahkan mungkin lebih menderita
dari apa yang kamu alami sekarang. Intinya adalah bersyukur dengan apa yang
kamu punya sekarang, keluarga, rezeki, pekerjaan, dan apapun itu harus kamu
syukuri. Apapun agama yang kamu anut, ingat kalau Tuhan nggak pernah
memberatkan umatnya, ingat kalau kamu punya Tuhan sebagai tempat untuk mengadu,
beribadah dan minta tolong sama Tuhan agar kamu kuat menjalani kehidupan yang
sulit ini. Jangan pernah menarik diri dan meratapi penderitaan kamu sendirian,
you have a friend, family to talk about.
Untuk kamu yang sedang melalui waktu yang
sulit, please hold on. Suatu hari saat semuanya berjalan seperti apa yang kamu
inginkan, saat kamu sudah berhasil melaluinya kamu akan menengok ke belakang
dan tersenyum bangga pada diri kamu sendiri kalau kamu berhasil, kamu berhasil
mengalahkan rasa sakit atas penderitaan yang kamu alami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar