KARMA
"Tunggu aja karma nya"
"Karma itu ada, tenang saja nanti dia yang bakalan ada di posisi kamu"
Well
Karma adalah kata yang umum digunakan untuk mereka yang merasa sangat dirugikan,lalu seolah berharap
bahwa semua rasa sakitnya akan juga di rasakan oleh orang yang menyakitinya.
Di dalam agama yang aku anut, Tidak ada istilah Karma . Karena setahuku, Karma adalah apa yang ada dalam
ajaran agama lain.
Setahuku, ada yang namanya Pembalasan
"Dan setiap perbuatan akan ada balasan yang setimpal"
Atau teori teori lain seperti
"Apa yang kamu tanam adalah apa yang kamu tuai"
Dan juga
"Barang siapa yang mengerjakan kebajikan, maka itu untuk dirinya sendiri. Barang siapa
yang mengerjakan kejahatan maka itu akan menimpa dirinya sendiri . Kemudian kepada tuhanmu
kamu di kembalikan" QS. AlJasiyah:15
Aku percaya, setiap apapun yang kita perbuat adalah apa yang akan kita dapatkan kembali feedbacknya
Kadang hal ini mmebuatku sedikit lebih tenang saat seseorang dengan semena-mena nya menyakiti perasaanku
dan aku tidak perlu repot berkata kasar, melontarkan sumpah serapah yang mengutuk atau mendoakan yang buruk padanya
Tidak perlu sampai seperti itu'kan?
Serahkan saja semua pada yang Mahakuasa, Dia tidak pernah tidur . Biarkan orang yang menyakitku berperkara dengannya
dan aku hanya perlu menjalani hidupku dengan sebaik-baiknya .
Alternatif lain saat sesuatu yang buruk menimpamu terjadi adalah, melakukan intospeksi dan evaluasi
"Mungkin, aku diperlakukan begini karena dulu aku pernah memperlakukan seseorang percis seperti ini"
Aku bersyukur, Tuhan masih memberikanku kewarasan dalam berpikir . Dan hati yang terbuka untuk menengok kembali ke belakang
dan melihat hal apa saja yang pernah aku lakukan . Secara sengaja, atau tanpa sengaja
Dengan sadar, atau tanpa sadar mungkin--Tidak, sudah pasti aku menyakiti orang lain. Aku menyakitinya dan membuat hatinya terluka
Sehingga apa yang datang padaku hari ini, mungkin ini adalah apa yang memang harus aku terima
Untuk itu, Untuk siapapun yang hatinya pernah aku sakiti . Maaf, walau mungkin maaf tak bisa selalu menyembuhkan
tapi dengan tulus aku ingin meminta maaf atas luka yang pernah aku toreh.
Untuk siapapun itu, yang tak bisa kusebutkan namanya satu persatu
Maaf, karena aku manusia yang sangat berpotensi untuk menyakiti.
Dan juga aku sadar, semua manusia memang berpotensi untuk mengecewakan.
Jadi kecewa yang kuterima hari ini, akan ku telan bulat-bulat.
Dan semoga aku, kamu, kita, atau siapapun tak pernah lagi menyakiti hati orang lain setelah menyadari apa yang kita lakukan adalah salah
Salam!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar