Setengah tahun sudah berjalan sejak kami menginjakan kaki di tahun 2017
apa bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya?
Resolusi yang sudah direncanakan dari tahun 2016 seakan hanya menjadi tulisan belaka
yang realisasinya sangat sulit untuk dilakukan
Aku bilang, Tahun ini harus menjadi tahun yang lebih baik
Aku bilang, Tahun ini aku harus melepas semua rasa sakit
Aku bilang, Tahun ini aku tidak boleh melakukan kesalahan yang sama
Dan setengah dari satu tahun sudah habis
Aku merasa sepertinya sama saja dengan tahun - tahun sebelumnya
aku masih bodoh
aku masih jatuh di lubang yang sama
aku masih jadi bahan tertawa orang lain, bahkan bagian lain dari diriku juga menertawakan kebodohanku
Atau bahkan aku merasa tahun ini aku lebih buruk dari sebelumnya
Lebih dari 30 hari lagi usia ku akan berkurang
jatah hidup yang sudah Tuhan sediakan untukku akan diambil
1 tahun waktu yang aku punya untuk menjalani hidup, akan segera berkurang
Orang-orang umum menyebutnya dengan "Ulang tahun"
Meskipun aku tidak mengerti apa yang harus di ulang?
hal-hal yang sama dari tahun ke tahun, apakah harus juga di ulang?
Kini aku lebih suka menyebutnya, pengurangan jatah hidup.
21 Tahun
Aku mulai gelisah, mataku seperti baru saja mengerjap. Dan aku baru bangun dari tidur panjangku
Apa saja yang sudah kulakukan selama 21 tahun ini?
Buang-buang waktu untuk hal yang tidak perlu
menghabiskan uang pemberian orang tuaku untuk barang barang yang entah kemana bekasnya
bermalas - malasan dan bertingkah seolah aku berumur panjang
Mengalami kegelisahan panjang ketika seseorang mengusik kedamaian hatiku
WOW!
Kenapa aku menyadarinya kalau aku sangat menyia-nyiakan hidupku selama 21 tahun?
Aku menyesal, iya
Seharusny aku mengisi hari dengan melakukan hal yang bermanfaat .
Mempersiapkan bekal untuk berjalanan panjang tak berujung , karena maut bisa saja menjemputku kapanpun
Besok, lusa, Bulan depan, atau bahkan 5 menit setelah aku menulis ini .
Jika saja aku bisa terlahir kembali, sungguh aku akan melakukan hal-hal yang hanya bermanfaat
menyingkirkan segala yang tidak perlu
membuang jauh pikiran dan rasa benci pada mereka yang sudah menggoreskan luka
Jadi , dengan begitu anggap saja di umur yang ke 21 tahun ini
aku terlahir kembali
menjadi pribadi yang lebih cerdas dalam mengatur waktu
Semoga tuhan masih mengijinkan aku, bertemu di umur 21
Tidak ada komentar:
Posting Komentar